• 0 item

PT. Tiga Puspa Raih Sertifikat CPOTB dari Badan POM

PT. Tiga Puspa, produsen obat bahan alam ternama asal Bandung yang mengkhususkan diri memproduksi obat herbal, menempuh jalan yang sangat panjang untuk mendapatkan sertifikat CPOTB.  

Sebagai orang Indonesia, kita tentu kenal yang namanya jamu, obat tradisional yang biasanya dikonsumsi dengan cara diseduh dan kemudian diminum. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggolongkan jamu sebagai obat bahan alam, bersama obat herbal dan fitofarmaka.

Di Indonesia, nilai industri obat tradisional sangatlah besar. Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri menyebutkan bahwa industri obat tradisional Indonesia pada tahun 2011 bernilai Rp. 11,5 triliun! Luar biasa bukan?.

Namun demikian, tidak semua orang mau mengkonsumsi obat bahan alam atau obat tradisional. Kenapa?

Pertama, karena tidak semua orang percaya pada khasiatnya. Kedua, karena belum semua produk obat tradisional di Indonesia memiliki standar kualitas nasional, apalagi internasional.

Tepat seperti itulah masalah utama terkait industri obat tradisional yang mengemuka dalam “Dialog Iptek tentang Peran BPPT Tingkatkan Daya Saing Industri Jamu Nasionalï” yang digelar BPPT, bulan April tahun 2011 lalu. Belum menyeluruhnya penerapan standar kualitas produk secara nasional membuat perkembangan industri obat tradisional Indonesia terhambat.

Jika tidak segera distandarkan, produk-produk obat tradisional Indonesia yang sesungguhnya berkhasiat tinggi bisa tenggelam dan hilang dari peredaran. Kalah bersaing dengan produk-produk luar negeri yang sudah mengantungi standar kualitas produk bertaraf internasional. Padahal, saat ini gempuran obat-obat sejenis dari luar negeri malah semakin gencar.

Pada tahap inilah kemudian BPOM mengambil perannya sebagai badan regulasi pemerintah. BPOM mengeluarkan standar kualitas produk yang disebut Pedoman Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik. Sering disingkat menjadi CPOTB.

CPOTB memastikan bahwa setiap produsen obat bahan alam, baik itu dari jenis obat tradisional seperti jamu, obat herbal, maupun fitofarmaka mengeluarkan produk yang kualitasnya tinggi, sesuai standar kesehatan nasional yang sudah ditetapkan oleh BPOM. Otomatis itu berarti bahwa keselamatan konsumen selama mengkonsumsi obat-obat tersebut menjadi lebih terjamin.


Selain itu, penerapan sertifikasi CPOTB oleh BPOM juga bermanfaat bagi produsen. Berbekal sertifikat CPOTB yang berstandar nasional, produk-produk obat bahan alam keluaran Indonesia dapat bersaing di pasar internasional. Atau, setidaknya, dapat bersaing di tingkat yang sama dengan produk sejenis yang diimpor dari luar negeri dan kini marak beredar di pasar obat Indonesia.

 

©2015 Tiga Puspa All right reserved   Developed by javwebnet