• 0 item

Berawal tahun 1986, ketika Pak Saleh, suami dari Ny. Yuni merasa tubuhnya mudah lemas tanpa penyebab yang jelas dan ditemukan ditemukan sebuah benjolan kecil berwarna merah pada punggungnya. Ketika benjolan itu semakin membesar, dokter memastikan bahwa benjolan tersebut adalah kanker ganas yang harus segera di operasi. Pada saat itu Pak Saleh menolak operasi tersebut dan memilih pengobatan alternatif.

Namun setelah berobat ke beberapa ahli pengobatan alternatif, hasilnya tidak memuaskan dan malah membuat penyakit Pak Saleh semakin parah. Kondisi ini membuat Pak Saleh yang pernah belajar ilmu pengobatan di RRC, akhirnya berusaha sendiri mengobati penyakitnya. Dengan di bantu sang istri, Ny. Yuni, Pak Saleh mendapatkan bahan-bahan untuk mengobati penyakitnya itu dari negeri China. Berbagai bahan yang diramu dan diraciknya, di minum Pak Saleh secara teratur selama beberapa hari. Ajaib, berangsur-angsur kondisi kesehatan Pak Saleh semakin membaik.  Benjolan pada tubuh Pak Saleh mengecil dan mengering dan Pak Saleh dapat tidur dengan nyenyak.

Keajaiban lain yang terima Pak Saleh adalah tiga kali mimpi yang datang padanya sebagai petunjuk yang menyempurnakan ilmu pengobatannya. Dalam mimpinya seorang kakek tua berjanggut mengajarinya bagaimana meramu dan meracik obat dengan komposisi bahan, takaran dan cara yang benar. Sejak mendapat mimpi itu, Pak Saleh menyempurnakan ramuan pengobatannya sesuai dengan jumlah takaran dan petunjuk yang ia dapatkan melalui mimpinya tersebut.

Tiga kejadian yang Pak Saleh anggap sebagai ilham yang ia peroleh, membuatnya semakin yakin dan percaya diri dengan ramuan yang ia temukan. Setelah kesembuhannya, Pak Saleh kemudian mengembangkan ramuan pengobatan yang ditemukannya untuk membantu orang lain yang menderita berbagai penyakit.

Tak dinyana, ternyata banyak orang datang kepada Pak Saleh untuk meminta bantuan. Pak Saleh kembali ke China untuk mendapatkan bahan-bahan obat yang lebih banyak dari sebelumnya. Obat yang dibuat Pak Saleh ini kemudian disebut orang sebagai obat Saleh Setiawan, sebutan yang semakin lama-semakin dikenal banyak sampai di berbagai daerah di Indonesia.

Banyaknya permintaan atas obat racikannya, membuat Pak Saleh menyadari bahwa penderita kanker di Indonesia, ternyata cukup banyak. Obat Saleh Setiawan atau yang disebut Ling Shen Yao, menurut penjelasan Ny. Yuni, istri Pak Saleh, bekerja dengan cara adaptogen. Metode ini pertama-tama kana menormalkan metabolisme tubuh dan jaringan tubuh. Tahapan berikutnya, obat ini akan meningkatkan daya tahan tubuh. Ling Shen Yao sendiri tidak memiliki efek samping dan dapat di konsumsi oleh segala umur bahkan oleh ibu hamil. Itu sebabnya, Lin Shen Yao dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit dan menjaga badan tetap sehat.

Biasanya, Ling Shen yao, setelah dikonsumsi akan mengatasi rasa sakit dalam tubuh, penderita dapat tidur lebih nyenyak dan jika ada luka baik di permukaan maupun luka dalam, obat ini akan memperbaiki jaringan yang mengalami luka tersebut.  Begitu pula terhadap jaringan syaraf bila terganggu, juga akan dinormalkan termasuk pembuluh darah. Obat ini juga dapat menghancurkan kolestrol jahat dalam tubuh.

Setelah melalui proses penyempurnaan puluhan tahun lamanya dan dikaji secara ilmiah di berbagai lembaga farmakologi, akhirnya disimpulkan bahwa "Obat Pak Saleh" yang kini telah resmi menyandang nama Obat Herbal Ling Shen Yao adalah obat tradisional China yang bersumber dari tumbuhan alami, tanpa bahan kimia dan tanpa efek samping yang membahayakan tubuh.

Tahun 2000, putra Pak Saleh, Gunawan mengembangkan ramuan Obat Herbal Ling Shen Yao menjadi lebih modern menggunakan mesin-mesin canggih, menghasilkan produk tablet yang bermutu tanpa melalaikan kaidah dasar obat-obatan China, yakni tanpa bahan kimia. Murni menggunakan 100%.

©2015 Tiga Puspa All right reserved   Developed by javwebnet